Rabu, 29 Januari 2014

MUQADDIMAH


Aku bertanya : “Apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan lagi ?”
Beliau menjawab :”Ya, (akan muncul) para dai-dai yang menyeru ke neraka jahannam


Oleh
Syaikh Salim bin Ied Al-Hilali


Dari Hudzaifah bin Al-Yaman Radhiyalahu ‘anhu beliau berkata : “Dahulu manusia bertanya kepada Rasulullah tentang hal-hal yang baik tapi aku bertanya kepada beliau tentang hal-hal yang buruk agar jangan sampai menimpaku”
Aku bertanya : “Wahai Rasulullah, dahulu kami berada dalam keadaan jahiliyah dan kejelekan lalu Allah mendatangkan kebaikan (Islam,-pent) ini, apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan ?”
Beliau berkata : “Ya”
Aku bertanya : “Dan apakah setelah kejelekan ini akan datang kebaikan?”
Beliau menjawab : “Ya, tetapi didalamnya ada asap”.
Aku bertanya : “Apa asapnya itu ?”
Beliau menjawab : “Suatu kaum yang membuat ajaran bukan dari ajaranku, dan menunjukkan (manusia) kepada selain petunjukku. Engkau akan mengenal mereka dan engkau akan memungkirinya”
Aku bertanya : “Apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan lagi ?”
Beliau menjawab :”Ya, (akan muncul) para dai-dai yang menyeru ke neraka jahannam.
 Barangsiapa yang menerima seruan mereka, maka merekapun akan menjerumuskan ke dalam neraka”
Aku bertanya : “Ya Rasulullah, sebutkan cirri-ciri mereka kepada kami ?”
Beliau menjawab : “Mereka dari kulit-kulit/golongan kita, dan berbicara dengan bahasa kita”
Aku bertanya : “Apa yang anda perintahkan kepadaku jika aku temui keadaan seperti ini”
Beliau menjawab : “Pegang erat-erat jama’ah kaum muslimin dan imam mereka”
Aku bertanya : “Bagaimana jika tidak imam dan jama’ah kaum muslimin?”
Beliau menjawab :”Tinggalkan semua kelompok-kelompok sempalan itu, walaupun kau menggigit akar pohon hingga ajal mendatangimu”

USTADZ 'GADUNGAN' BERTARIF GEDONGAN^


lebih aneh lagi sang ustadz tidak akan ceramah jika jama'ah nya tidak membayar dari apa-apa yang telah ditetapkan oleh sang ustadz tersebut. hendaknya bertakwalah dijalan Allah bagi seseorang yang mempunyai sikap seperti ini

USTADZ 'GADUNGAN' BERTARIF GEDONGAN^

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan Al Bykazi

Segala puji bagi Allah, yang telah menurunkan kepada hamba-Nya kitab Al-Qur'an sebagai penjelasan atas segala sesuatu, petunjuk, rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang muslim. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada hamba dan rasul-Nya Muhammad Shalallahu 'alaihi wasalam, yang diutus Allah sebagai rahmat bagi alam semesta.

UNTUKMU... PENGEMBAN DAKWAH


TUGAS DAKWAH

Ustadz Abu Isma'il Muslim al-Atsari


Mengajak manusia menuju agama Allah merupakan salah satu ibadah yang agung, manfaatnya menyangkut orang lain. Bahkan dakwah menuju agama Allah merupakan perkataan yang paling baik. Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلاً مِّمَّن دَعَآ إِلَى اللهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِى مِنَ الْمُسْلِمِينَ

"Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru menuju Allah, mengerjakan amal yang shalih dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri". [Fushshilat:33].

BEKAL SEORANG USTADZ


BEKAL SEORANG USTADZ

Ustadz Abu Yahya Marwan Bin Musa

Bekal yang perlu disiapkan seorang da'i (juru dakwah) dalam berdakwah adalah sebagai berikut:

1. Memiliki ilmu dan mengamalkannya

Perlu diketahui, bahwa sebelum berdakwah, seseorang harus memiliki ilmu dan mengamalkan ilmu tersebut. Demikianlah keadaan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam; di mana Beliau diutus Allah di atas hudaa (ilmu) dan diinul haq (amal saleh),

IPS MENGAJAR DAN BERDAKWAH


TIPS MENGAJAR DAN BERDAKWAH

Ustadz Abu Yahya Marwan Bin Musa

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, kepada keluarganya, kepada para sahabatnya dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari Kiamat, amma ba’du:

Risalah ini saya tujukan kepada para da'i dan para pendidik agar dakwah dan pengajaran mereka dipahami dengan baik oleh mad'u (objek dakwah) atau peserta didik dan diterima mereka. Berikut ini poin-poin pentingnya:

SEMANGAT BERDAKWAH


SEORANG USTADZ HARUS ISTIQAMAH DAN SEMANGAT BERDAKWAH

Ustadz Abu Yahya Marwan Bin Musa

Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahullah dalam risalahnya "Ta'awunud du'aat" berkata,

"Kemudian seorang da'i tidak patut berdakwah untuk kepentingan pribadinya, bahkan ia harus berdakwah kepada Allah, yakni ia tidak peduli baik dirinya berhasil atau diterima perkataannya sewaktu hidupnya atau setelah wafatnya, yang penting kebenaran yang diserukannya diterima di kalangan manusia, baik sewaktu hidupnya atau setelah wafatnya. Memang, seorang merasa gembira dan semangat ketika kebenaran yang diserukan diterima sewaktu hidupnya.

HUJAN TURUN, ANTARA NIKMAT DAN MUSIBAH


Sebagai seorang muslim, tentunya kita diperintahkan oleh Allah subhanahu wata’ala untuk mengikuti bimbingan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam adalah suri teladan yang terbaik bagi umatnya.

Allah subhanahu wata’ala berfirman :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا (21)

(artinya) : Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (Al Ahzab : 21).

TEMAN DALAM KUBUR (1)


Siapakah yang mengaku mapu menolak kematian..?
Siapakah yang mampu menunda kematian dan mengakhirkan waktu kedatanganya..?
Wahai Manusia, mengapa engkau masih takabur, padahal engkau pasti akan digerogoti Cacing..?


TEMAN DALAM KUBUR
Ibnu Rajab al Hambali rahimahullah
Penerjemah : Khairi Sutanto, Lc
( diambil dari kitab syarah Hadits Yatbaul Mayyit Tsalatsun )

SEGERA BERAMAL, SEBELUM AJAL DATANG!


SEGERA BERAMAL, SEBELUM AJAL DATANG!

Oleh
Ustad Muhammad Ashim Musthofa



يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi [al-Munâfiqûn/63:9]

Jumat, 24 Januari 2014

HAK ALLAH AZZA WA JALLA DAN MAHLUKNYA











Oleh
Syaikh Muhammad bin Shâlih al Utsaimîn

Amma Ba’du, Marilah kita senantiasa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Azza wa Jalla ! Hendaklah kita sadari bahwa Allah Azza wa Jalla tidaklah menciptakan kita sia-sia, tidak akan membiarkan kita begitu saja. Allah Azza wa Jalla telah memnciptakan kita untuk suatu hikmah yang sangat tinggi dan telah memberikan syari’at yang sempurna untuk menguji kita. Allah Azza wa Jalla telah menciptakan kita dan akan mengembalikan lalu kita akan dihisab. Hendaklah kita mempersiapkan diri untuk menyongsong hari perjumpaan dengan Allah Azza wa Jalla yang menciptakan kita ! Hendaklah kita mempersiapkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan kepada kita. Semoga Allah Azza wa Jalla menjadikan kita termasuk orang-orang yang menjumpai Allah Azza wa Jalla dengan hati yang bersih dan menjawab pertanyaan.

REALITA KEBANGKITAN ISLAM

REALITA KEBANGKITAN ISLAM


Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin 'Ied Al-Hilaaly


Mulailah kaum muslimin sadar setelah melihat kenyataan pahit, negeri yang tercabik dan banyaknya orientalis yang mengajak mereka untuk meninggalkan agama dan sumber kejayaannya. Setiap kelompok dari kaum muslimin selanjutnya mulai memandang kenyataan yang ada dari sisi yang berbeda dari pandangan kelompok yang lain. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa jama'ah-jama'ah yang begerak di medan dakwah pada masa ini saling berselisih seputar manhaj dakwah, dari mana memulai dan bagaimana memulainya.

NASEHAT KEBANGKITAN ISLAM

NASEHAT UNTUK JALAN KEBANGKITAN ISLAM


Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin 'Ied Al-Hilaaly


[1]. Kenyataan umat Islam sekarang telah disifatkan dengan huruf-huruf tegas dalam As-Sunnah yang suci, oleh karena itu hendaklah orang yang memandang amal Islami masa kini adalah para Ulama Al-Kitab dan As-Sunnah dan tidak mereka meninggalkan kebijaksanaan satu perkara karena pengalaman, akal dan ilham mereka. Oleh karena itu keberadaan apa yang dinamakan ulama fiqih harokah (ulama pergerakan) atau fuqaha waqi' (ulama fiqih kenyataan) yang tidak mengenal Al-Kitab dan As-Sunnah adalah penjauhan para jama'ah yang bergerak di medan dakwah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dari sumber kemuliaan dan petunjuk mereka.

ASWAJA GOLONGAN YANG SELAMAT



Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin 'Ied Al-Hilaaly



Ahlus Sunnah wal Jama'ah

Pembicaraan tentang hal ini ditinjau dari beberapa sisi :

Kedua : Ahlus Sunnah wal Jama'ah Adalah Al-Firqatun Najiyah Dan Ath-Thaifah Al-Manshurah Serta Ahlil Hadits.

HANYA SALAFY BUKAN YANG LAIN (1)


Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin 'Ied Al-Hilaaly


Sangat banyak dalil-dalil dari kitabullah dan sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam serta perkataan para sahabat yang menjelaskan akan pujian terhadap orang yang mengikuti jalan As-Salaf dan celaan terhadap orang yang tidak melakukan hal demikian. Dan ini merupakan perkara-perkara yang menguatkan kewajiban mengikuti manhaj Salaf serta menegaskan bahwa dia merupakan jalan keselamatan dan kebahagian hidup. Di sini kami melemparkan beberapa belas anak panah kepada orang yang ragu lagi bimbang untuk membentangkan jalan kaum mukminin dari pohon keyakinan sehingga memetik manisnya iman dari atas pohon yang subur dan berteduh dibawah kerindangannya dalam buaian dan wanginya.

HANYA SALAFY BUKAN YANG LAIN..!!!

Kedelapan
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala

"Artinya : Danjadikanlah kami imam bagi orang yang bertaqwa". [Al-Furqan : 74]

Setiap orang yang bertaqwa akan diikuti oleh mereka sedangkan ketaqwaan adalah wajib sebagaimana telah ditegaskan oleh Allah dalam banyak ayat yang sulit untuk memaparkannya pada kesempatan ini, sehingga jelaslah kewajiban mengikuti mereka dan penyimpangan dari jalan meraka merupakan pintu fitnah dan musibah.

MANHAJ GADO-GADO, MANHAJ SAYONARA


AKIDAH SALAFI, AKHLAK TABLIGHI, UKHUWAH IKHWANI, IBADAH SUFI, POTRET IDEALKAH?

Oleh
Ustadz Abdullah Zaen, M.A

Di suatu pagi, beberapa bulan lalu, penulis terlibat perbincangan dengan sesama da'i seputar perkembangan dakwah salafiyyah di tanah air yang cukup menggembirakan meski masih ada beberapa kekurangan di berbagai lini. Di tengah-tengah perbincangan ringan tersebut, terlontar suatu pertanyaan yang bersumber dari sebuah keprihatinan rekan penulis, "Ustadz, bagaimana cara membuat Salafi memiliki semangat juang dakwah tinggi seperti Ikhwah Tablighiyyun (Jama'ah Tabligh)?" Saat itu penulis hanya diam dan tidak serta-merta menjawab pertanyaan tersebut. Lalu kami tenggelam dalam pembicaraan masalah lainnya. Hingga selesailah majelis tersebut, tanpa membahas jawaban dari pertanyaan tadi.

ORANG 'PINTAR' BUKANLAH DUKUN


ORANG PINTAR BUKANLAH DUKUN


Pembaca,
Biarpun dunia telah memasuki zaman millennium, yang kata orang sebagai zaman serba canggih dengan segala perangkatnya. Ternyata tidak sedikit orang yang terjebak dan mempercayai permainan omong kosong apa yang disebut dengan nama ‘dukun’. Ada yang menyebutnya dengan istilah ‘orang pintar’, paranormal maupun tukang ramal nasib.
BENARKAH DUKUN MENGETAHUI PERKARA GHAIB ALIAS 'PINTAR'?

Alhamdulillah, ash shalatu wassalamu ‘ala Rasulillah wa ba’du;
Sesungguhnya pengetahuan terhadap perkara ghaib termasuk hal yang menjadi rahasia Allah Azza wa Jalla.Termasuk sifat Allah paling khusus, yang tidak ada seorang makhlukpun dapat menyamaiNya. Sebagaimana firmanNya,

وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لاَيَعْلَمُهَآ إِلاَّ هُوَ وَيَعْلَمُ مَافِي الْبَرِّوَالْبَحْرِ وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلاَّ يَعْلَمُهَا وَلاَحَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ اْلأَرْضِ وَلاَرَطْبٍ وَلاَيَابِسٍ إِلاَّ فِي كِتَابٍ مًّبِينٍ

SANTET = SIHIR

SANTET ITU SIHIR

Pertanyaan.
Assalamu'alaikum, Kru Assunnah, semoga kita selalu diRidhai Allah Azza wa Jalla. Saya mau tanya, menurut pandangan islam apakah santet itu ada ? Bisakah orang terkena santet ? Seperti yang terjadi di Kalimantan, yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan di media massa yaitu seorang ibu, perutnya banyak ditumbuhi atau keluar kawat. Publik beranggapan orang tersebut terkena santet. Syukran.
+62852xxxxxxxxx
Jawaban.

Sabtu, 18 Januari 2014

SEJARAH YAHUDI DI PALESTINA



Inilah tanah pilihan, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan keberkahan tanah Palestina, tanah yang juga termasuk bagian dari Syam. Keberkahannya ini dapat dirunut, misalnya Syam menjadi tempat hijrah Nabi Ibrahim Alaihissalam, tempat singgah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menjalankan Isra dan Mi’raj, tempat dakwah para Nabi. Dakwah yang membawa misi agama tauhid. Dan juga lantaran keberadaan Masjidil Aqsha di tanah Palestina yang penuh berkah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

TOPI SINTERKLAS











~:: DIMANA JILBAB DAN PECIMU..? SEHINGGA TOPI SINTERKLAS KAU KENAKAN ::~

{ Pendangkalan Aqidah Umat Islam dalam Toleransi Pelecehan }

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

Dikala Aqidahmu dijajah oleh agama lain..?
Dikala Jilbabmu dibawah topi sinterklas..?
Dikala kepalamu yang digunakan bersujud kepada Al Malik akan tetapi kau campakannya dengan mengenakan topi sinterklas..?

RADIKALISME TAKFIRI DALAM NAUNGAN KEBODOHAN










~:: RADIKALISME TAKFIRI DALAM NAUNGAN KEBODOHAN ::~

[ menanggapi penyerangan al qaeda di rumah sakit yaman ]

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

Radikalisme mengatasnamakan JIHAD sangat merugikan ISLAM, Entah lantaran tidak mengetahui mana muslim atau bukan, tidak mengetahui mana yang dikatakan wanita dan anak-anak wallahu'alam ataukah hati nurani mereka telah mati menganggap seluruhnya adalah musuh dan thagut yang harus diperangi meskipun ia muslim, meskipun ia wanita terlebih anak kecil.

HARI IBU KENAPA MESTI DITUNGGU..?







HARI IBU KENAPA MESTI DITUNGGU..? 

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan



Allah 'azza wa jalla berfirman :

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orangtuanya, ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah-payah (pula).” (TERJ. Al-Ahqaf: 15)

ISLAM ONLY






# ISLAM ONLY #

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

Anda beragama Islam..?
Buktikan anda adalah seorang Muslim Sejati.
Seorang muslim sejati adalah seorang yang bangga akan kebenaran agamanya dengan keyakinan yng tak tergoyahkan.

 SAKARATUL MAUT DAN PERJALANAN RUH KITA #








# SAKARATUL MAUT DAN PERJALANAN RUH KITA #

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

Duhai kawan...!!
Hidup didunia hanyalah fatamorgana, begitulah orang bijak berkata..!!
Dunia tidak terlepas dari 3 :
a. Makanan yang anda makan akan menjadi kotoran
b. Pakaian yang anda pakai akan menjadi lusuh
c. Harta yang anda peroleh akan menjadi sia-sia kecuali yang anda infaqan.

MEDIA TAKFIRI BERDUSTA

OH... TERNYATA ..!! KHAWARIJ MODERN SAAT INI SERING BERDUSTA, BERBEDA DENGAN KHAWARIJ ZAMAN DAHULU YANG TAK MAU BERDUSTA SEHINGGA ULAMA HADITS MENCARINYA.

# KRONOLOGI SESUNGGGUHNYA SIAPA YANG BERUCAP "ANDA BODOH..!!" DI LP NUSAKAMBANGAN, SYAIKH ALI HASAN AL HALABI ATAUKAH PARA TERORIS...? #

ANTARA JILBAB DAN KONDOM











# ANTARA JILBAB DAN KONDOM #
( Pengaman Aurat dikalahkan dengan Pengaman Cabul Maksiat )


Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

Pelegalan zina dengan membagi-bagikan kondom adalah pendidikan kepada masyarakat untuk berseks bebas ria, bukannya takut karena adzab Allah yang pedih melainkan lantaran takut kepada penyakit HIV, akan tetapi zina tetaplah Zina.

STOP ZINA..!!

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)

Penjelasan makna ayat

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا

Dan janganlah kalian mendekati zina.

KONDOM MERAKYAT




# KONDOM MERAKYAT #

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

Islam adalah agama yang sempurna, agama yang dibangun atas kemashlahatan, yang halal adalah halal adapun yang haram telah dijelaskan keharamannya serta tidak ada lagi keraguan atas agama ini akan kesempurnaan dien ini, Maka dari itu kita sebagai hambanya berusaha untuk menjalankan perintahNya serta menjauhi laranganNya ini sudah menjadi konsekwensi hidup seorang hamba yang mengabdi kepada Rabb Nya yang Agung.

TIPS MALAM PERTAMA [PENGANTIN]










Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas



Malam Pertama Dan Adab Bersenggama


Saat pertama kali pengantin pria menemui isterinya setelah aqad nikah, dianjurkan melakukan beberapa hal, sebagai berikut:

Pertama: Pengantin pria hendaknya meletakkan tangannya pada ubun-ubun isterinya seraya mendo’akan baginya.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا تَزَوَّجَ أَحَدُكُمْ امْرَأَةً أَوِ اشْتَرَى خَادِمًا فَلْيَأْخُذْ بِنَاصِيَتِهَا (وَلْيُسَمِّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ) وَلْيَدْعُ لَهُ بِالْبَرَكَةِ، وَلْيَقُلْ: اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ.

NIKAH ADALAH TABIAT MANUSIA




PERNIKAHAN ADALAH FITRAH BAGI MANUSIA


Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas



Agama Islam adalah agama fitrah, dan manusia diciptakan Allah ‘Azza wa Jalla sesuai dengan fitrah ini. Oleh karena itu, Allah ‘Azza wa Jalla menyuruh manusia untuk menghadapkan diri mereka ke agama fitrah agar tidak terjadi penyelewengan dan penyimpangan sehingga manusia tetap berjalan di atas fitrahnya.

DARAH HAID



MAKNA HAID DAN HIKMAHNYA

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin



1. MAKNA HAID

Menurut bahasa, haid berarti sesuatu yang mengalir. Dan menurut istilah syara' ialah darah yang terjadi pada wanita secara alami, bukan karena suatu sebab, dan pada waktu tertentu. Jadi haid adalah darah normal, bukan disebabkan oleh suatu penyakit, luka, keguguran atau kelahiran. Oleh karena ia darah normal, maka darah tersebut berbeda sesuai kondisi, lingkungan dan iklimnya, sehingga terjadi perbedaan yang nyata pada setiap wanita.

FATWA ALAT KONTRASEPSI WANITA



PENGGUNAAN ALAT PENCEGAH ATAU PERANGSANG HAID, PENCEGAH KEHAMILAN DAN PENGGUGUR KANDUNGAN


Oleh
Syaikh Muhammad bin Shaleh Al 'Utsaimin



PENCEGAH HAID
Diperbolehkan bagi wanita menggunakan alat pencegah haid, tapi dengan dua syarat:

1. Tidak dikhawatirkan membahayakan dirinya. Bila dikhawatirkan membahayakan dirinya karena menggunakan alat tersebut, maka hukumnya tidak boleh. Berdasarkan firman Allah Ta 'ala:

وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ

"Artinya : ... Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan,...” [Al-Baqarah : 195]

PROFESI PENGEMIS




Begitu banyak saat ini yang menjadikan mengemis sebagai profesi. Padahal ia masih muda dan bisa memikul beras, tapi karena dasar pemalas, jadinya mengemis dijadikan jalan mudah. Karena menengadahkan tangan, maka secarik kertas rupiah didapat. Padahal profesi pengemis adalah profesi yang tercela.
Bekerja Keraslah

Selasa, 14 Januari 2014

TESTIMONI DULU YA :)


Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan Al Bykazi

DUNIA ADALAH TANTANGAN MAKA HADAPILAH
AKAN TETAPI DUNIA HANYALAH MIMPI OLEH KARENA ITU SADARILAH

Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Alloh rabb semesta alam dan tak lupa shalawat kepada baginda Muhammad shalallahi 'alaihi wasalam,kalimat diatas adalah kalimat yang harus kita renungi, bahwa memang dunia adalah tempat kita hidup, kita pun menggapai kenikmatan dunia dan ini adalah tantangan akan tetapi ketika kita menggapai dunia maka jangan lah kita lalai karena duni hanyalah mimpi dan fatamorgana maka sadarilah maka Alloh berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa menyiapkan bekalnya untuk hari esok (Hari Kiamat). Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala hal yang engkau kerjakan.” (Qs. Al-Hasyr: 18)
spesial pada bulan ini ku nashihatkan kepada saudariku muslimah bahwa, menurutmu apa persepsi “pandai mengelola waktu”? Apakah orang yang pandai mengelola waktu adalah orang yang waktunya habis untuk menekuni pelajaran-pelajaran kuliah? Ataukah orang yang sibuk bekerja dan mendapat uang yang banyak? Ataukah orang yang sibuk berorganisasi? Ataukah mereka yang lelah dan letih berpeluh berkeringat semata-mata untuk dunia?

Tebalkan Jilbabmu


Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan Al Bykazi

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang dua kelompok yang termasuk ahli neraka dan beliau belum pernah melihatnya,

وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Dua kelompok termasuk ahli neraka, aku belum pernah melihatnya, suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, mereka memukul manusia dengan cambuknya dan wanita yang kasiyat (berpakaian tapi telanjang, baik karena tipis atau pendek yang tidak menutup auratnya), mailat mumilat (bergaya ketika berjalan, ingin diperhatikan orang), kepala mereka seperti punuk onta.

Yaa .. Akhy Lihatlah Pakaian mu...!!



Yaa Akhy…
Lihatlah Pakaianmu.!!
( Fenomena Ikhwan Yang Berpakaian tetapi telanjang )


Abu Usaamah Sufyan bin Ranan Al Bykazi


Melarang wanita kenapa tidak larang juga lelaki…!!

Sungguh amat sangat memprihatinkan pada zaman akhir ini, sebagaimana Sabda Rasulululloh yang mana para wanita berlenggak lenggok, ia berpakaian akan tetapi ia seolah-olah telanjang..

Senin, 13 Januari 2014

CINTA KEPADA ALLOH




Tak kenal maka tak sayang, demikian bunyi pepatah. Banyak orang mengaku mengenal Allah, tapi mereka tidak cinta kepada Allah. Buktinya, mereka banyak melanggar perintah dan larangan Allah. Sebabnya, ternyata mereka tidak mengenal Allah dengan sebenarnya.

Sekilas, membahas persoalan bagaimana mengenal Allah bukan sesuatu yang asing. Bahkan mungkin ada yang mengatakan untuk apa hal yang demikian itu dibahas? Bukankah kita semua telah mengetahui dan mengenal pencipta kita? Bukankah kita telah mengakui itu semua?

ANTARA ILMU DAN TAWADHU


Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,

“Salah satu tanda kebahagiaan dan kesuksesan adalah tatkala seorang hamba semakin bertambah ilmunya maka semakin bertambah pula sikap tawadhu’ dan kasih sayangnya. Dan semakin bertambah amalnya maka semakin meningkat pula rasa takut dan waspadanya. Setiap kali bertambah usianya maka semakin berkuranglah ketamakan nafsunya. Setiap kali bertambah hartanya maka bertambahlah kedermawanan dan kemauannya untuk membantu sesama. Dan setiap kali bertambah tinggi kedudukan dan posisinya maka semakin dekat pula dia dengan manusia dan berusaha untuk menunaikan berbagai kebutuhan mereka serta bersikap rendah hati kepada mereka.”

ULANG TAHUN



HUKUM MERAYAKAN ULANG TAHUN ANAK


Oleh
Syaikh Muhamamd bin Shalih Al-Utsaimin





Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apakah perayaan ulang tahun anak termasuk tasyabbuh (tindakan menyerupai) dengan budaya orang barat yang kafir ataukah semacam cara menyenangkan dan menggembirakan hati anak dan keluarganya ?

ROKOK HARAM ?


Rokok adalah barang sial yang banyak menjangkiti kebanyakan kaum muslimin, apalagi orang-orang kafir. Barang ini betul-betul mencekoki otak para pecandunya. Ketika dinasihati bahwa rokok itu haram! Mereka akan menyatakan, "Siapa bilang rokok haram!!"

Menjawab pernyataan ini, kami tegaskan bahwa rokok telah diharamkan oleh para ulama besar kita berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah.Keharaman ini umum mencakup laki-laki, maupun wanita, orang besar atau anak kecil!!! Haramnya rokok telah diketahui secara aksiomatik oleh semua orang sampai semua dokter, perusahaan rokok, pemerintah, bahkan semua orang yang berakal sehat ikut mengharamkannya. Adapun para pecandu rokok yang ditunggangi dan dibutakan oleh hawa nafsunya, maka mereka ini tak perlu ditoleh ucapannya dalam menghalalkan rokok. Tapi tolehlah fatwa-fatwa dan pernyataan ulama dan orang-orang yang berakal sehat.

TASYABUH


Waspadai perbuatan tasyabuh/menyerupai non muslim
Penulis: Al-Ustadz Abu Musa Saifuddin Zuhri Lc
Manhaj, 23 Desember 2004, 04:15:22
Sesungguhnya setiap muslim telah dibimbing untuk senantiasa memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar ditunjukkan kepada jalan yang lurus, yaitu jalan yang telah ditempuh oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Ini sebagaimana doa yang selalu dilantunkan dalam shalat yakni saat membaca surat Al-Fatihah.
Surat tersebut mengandung permohonan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar bisa berpegang dengan ajaran Islam secara benar dan dijauhkan dari mengikuti jalan Yahudi dan Nashara. Namun barangkali karena tidak memahami apa yang terkandung dalam doa yang dibaca atau tidak menghadirkan hati ketika membacanya, maka kita melihat sebagian kaum muslimin banyak yang terjatuh dalam perbuatan meniru-niru orang kafir.

HUKUM MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL


Alhamdulillahi robbil ‘alamin, wa shalaatu wa salaamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Sudah sering kita mendengar ucapan semacam ini menjelang perayaan Natal yang dilaksanakan oleh orang Nashrani. Mengenai dibolehkannya mengucapkan selamat natal ataukah tidak kepada orang Nashrani, sebagian kaum muslimin masih kabur mengenai hal ini. Sebagian di antara mereka dikaburkan oleh pemikiran sebagian orang yang dikatakan pintar (baca: cendekiawan), sehingga mereka menganggap bahwa mengucapkan selamat natal kepada orang Nashrani tidaklah mengapa (alias ‘boleh-boleh saja’). Bahkan sebagian orang pintar tadi mengatakan bahwa hal ini diperintahkan atau dianjurkan.

KETIKA FITNAH MERAJALELA


Allah ta’ala berfirman,

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Berhati-hatilah kalian dari suatu ‘fitnah’ yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zalim di antara kalian saja. Dan ketahuilah, sesungguhnya Allah maha keras hukuman-Nya.” (QS. al-Anfaal: 25)

Ibnu Jarir ath-Thabari rahimahullah berkata,

يقول تعالى ذكره للمؤمنين به وبرسوله: “اتقوا”، أيها المؤمنون “فتنة”، يقول: اختبارًا من الله يختبركم، وبلاء يبتليكم “لا تصيبن”، هذه الفتنة التي حذرتكموها “الذين ظلموا”، وهم الذين فعلوا ما ليس لهم فعله، إما إجْرام أصابوها، وذنوب بينهم وبين الله ركبوها. يحذرهم جل ثناؤه أن يركبوا له معصية، أو يأتوا مأثمًا يستحقون بذلك منه عقوبة